Tampilkan postingan dengan label dance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dance. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Desember 2013

Dance



Ketika ku panggil damai
Kau buat rusuh
Ketika aku membakar emosi
Kau malah cool
Ketika kau mengejar
Aku malah malas berajak dari sini
Ketika rindu itu datang
Aku malah menghilang
Saat sakit itu datang
Kau malah mengajak untuk menari


~ Edwanov juli 2012
komazine_you can't dance

Bergerak

    “ Sangat berat untuk pergi, ketika ketakutan bersembunyi di dalam dirimu ” 
   
 Tiap orang berbeda dalam menyikapi sebuah perubahan dalam hidup ini. Sangat unik dan menarik bila kita meperhatikan betapa berbeda tiap merespon dalam menyikapi sebuah perubahan. Adaptatif merupakan sebuah proses yang mengkondisikan diri dalam situasi apa pun untuk berubah untuk lebih baik. Berubah adalah bergerak untuk lebih baik lagi dalam hidup. 

 Bergerak adalah hidup itu sendiri bergerak maju (progresif). Apa yang mendasarkan manusia untuk bergerak untuk maju dalam sebuah drama hidup tanpa sandiwara yang membuat penonton terbawa situasionis dalam drama hidup penuh imaji yang palsu yang  fatamorgana. 


 Setiap orang dalam menyingkapi sebuah perubahan sangat berbeda dalam merespon. Ada seseorang yang dengan cepat masuk kedalam situasi perubahan, tanpa banyak perlawanan. Dia berpendapat apa yang dikatakan seniornya selalu benar ini adalah pengalaman yang sudah banyak makan asam garam. Perubahan apa pun di terima tanpa perlawanan sedikit pun di lakukan, dikerjakan seperti robot, tidak melakukan perubahan atas inisiatifnya sendiri dan atas dasar kesadaran kelasnya yang tertindas. Sebaliknya, seorang kawan yang muda menggunakan pendekatan yang berbeda ketika di hadapkan pada segala bentuk baru, system baru, prosedur baru. Ia bisa diam terbeku tanpa melakukan apa-apa, Mungkin sebenarnya dalam hati dan jiwanya ingin berontak dengan demo atau protes, tetapi karena status juniornya, ia memilih untuk diam. Kenapa tak menurut saja kawan muda ini, ia menjawab ”saya perlu tahu apa akar permasalahanya mengapa dan untuk apa berubah”. Why/kenapa? Jadi kawan muda ini perlu syarat-sayat mengapa ia perlu berubah. Pantas saja perubahan sulit terjadi. Untuk “membeli’ alasan berubah saja individu ada yang bermasalah.

 Perlunya kekuatan menerobos kesulitan. Karena dalam kehidupan sehari-hari perubahan yang progresif adalah barang langka. Bila seorang individu untuk berubah dan maju selangkan lebih dulu. Masa transisi inilah, cobaan yang silih berganti muncul. Dengan kebiasaaan lama yang buruk memanggil, rintangan dan konflik mulai berkecamuk. Bayangan seorang untuk berhenti merokok, berdiet, bangun pagi, main game, chatting yang terlalu berlebihan. Menghindari sengsara mencari nikmat itulah yang membuat diri kita menjadi nyaman sekarang ini tetapi sebauh perubahan juga terjadi bila tak ada jalan lain yaitu melawanya dengan bergerak. Memotifasi diri sendiri dengan berkomunal dan bergerak untuk tetap semangat berani hidup menari di atas bahaya.

 Apa yang merintangi dan memberatkan badan mu untuk menari tapi malah mager (malas gerak). Mungkin ketika sesuatu itu telah terjadi seperti katak yang di rebus di dalam panic yang masih tenang ketika air mendidih ia sudah telat untuk bergerak meloncat. Ayo gerakkan badan mu dan ikuti nada penuh kemarahan dengan iringan music dalam kekacauan.  

u u | komazine #11 |Agustus 2012| you can’t dance

Kamis, 01 Agustus 2013

Dance With You



dance with you_ilustrasi edwanov m


     


















“Dan mereka yang terlihat menari dianggap gila oleh mereka yang tidak bisa mendengar musik.”
                                                                                                                                                                    
                                                                                                                                                                “F.Nietzsche“


Melewati labirin kota tanpa makna sedikit pun, berdiri mengangkangi  arogansi kaptalisme yang kini sedang menuju ajalnya dalam sebuah ketidak haru biru kehujanan terus dalam mencoba – coba mengukir kata di dalam notebook lumpenan ..  sambil menunggu hujan reda yang selalu di temani pelangi setelah hujan… setelah bergerilya dalam kota … koma pun kembali ke tangan anda yang penuh dengan kejemuan hidup bosanlah kalau tak menegertiii mati saja dulu (tidur)…

tak terasa esok hari sudah memasuki agustus bertepatan dengan bulan puasa , di mana orang menahan lapar tapi yang tak tertahankan adalah konsumtif untu berbelanja dan makananan yang lezat di saat waktunya makan.

Yap’s mogok makan di waktu siang dan makan sepuasnya di waktu malam dan di penuhi hasrat yang selalu di goda dengan konsumtif yaeah !

Sebuah perjalan dalam kesemrawutan hidup yang semakin mencekik tapi koma terus tak mati-mati ayo tanami dengan cinta maka timbul aborsi , tanami jagung tumbuhlah pabrik, marii tanam demostran biar tumbuh TNI. Ayo tanam kemarahan biar tumbuh revolusi dan hidup biar terbiasa menari dengan bebasnya.

Laju melintang si atas rel berjalan ular besi pun berdesik walau listrik naik dan di ikuti naiknya harga yang naik tak turun-turun seperti haji.

Sepi kini tak terdengar lagi lengkingan para demonstran yang terdistorsi lalu-lintas alienasi hidup yang terproletariatkan yang semakin terdesak himpitan hidup penuh dengan pemujaan sebuah konsumtif sementara borjusai kecilnya penuh semangat hedonis yang kian berpihak kepada borjuasi komprador dan tunduk dalam peradaban modern namun tetap feoudal yeaah semi modern masih percaya tahayul.

 Selamat datang malaikat kematian di penghujung Agustus yang semakin mengendus-ngendus batas-batas antara kematiaan dan kehidupan dalam melawan sebab tak melawan tak lagi miskin, sudah menderita dan lapar. Tetapi melawan atau berubah musnah menjadi budak-budak yang abadi atau pun mati tertembus peluru anjing penjaga modal. Teriakkan dan lantunan kematian begitu mendesak tubuh ini untuk menari mengikuti ritme konsumtif dan melompat di dalamnya membuat kehancuran untuk harapan yang lebih baik .

Mogok - mogok ..boikot dan duduklah dan  buat mereka ikut menari dengan letupan khasnya sedikit kudapan dari Molotov cocktail dengan aroma yang menyenangkan dengan tangisan gas air mata di iringi aroma mesiu yang harum di tengah kota. Pertemuan kita ini adalah antara kematian dan kehidupan , koma. Sebelum hari itu akan datang menentukan sebuah pilihan aku ingin kita semua yang menari untuk hidup yang semakin statis .  

"Anda harus memiliki kekacauan dalam diri Anda sendiri untuk melahirkan sebuah bintang menari."
                                                                                        (Nietzsche, Spoke Zarathustra) #dance                                                                         

~ u u


         Komazine #11 you can’t dance ! _ Agustus 2012